Modul Pembelajaran Metode SEM-PLS Menggunakan Aplikasi SmartPLS

Rp 100.000,00

Keputusan atas penggunaan metode CB-SEM atau PLS-SEM tidak didasarkan pada metode mana yang lebih baik. Jika peneliti ingin kembali lagi kepada dasar pengembangan metodologi statistik, mereka akan memahami “bagaimana” dan “untuk apa” masing-masing metode tersebut dikembangkan. Selain itu, keputusan penggunaannya juga tidak didasarkan pada satu asumsi dan seakan-akan tidak melihat asumsi yang lain, sebagai contoh, peneliti terapan sering memutuskan untuk menggunakan PLS-SEM karena keterbatasan sampel yang kecil, namun jarang dari peneliti yang mempertimbangkan batas minimum nilai (seperti batas nilai loadings) yang diperlukan untuk menutupi kekurangan sampel yang ada. Ketika seorang peneliti memutuskan untuk menggunakan SEM-PLS dengan contoh alasan tersebut, peneliti juga akan dihadapkan pada pemenuhan kriteria asumsi lain yang mampu menutupi kekurangan yang ada. Alasan pemilihan yang umum lainnya adalah PLS-SEM dipersepsikan sebagai metode pilihan utama ketika peneliti dihadapkan pada data yang tidak berdistribusi secara normal, namun peneliti tetap memaksakan keinginan mereka untuk menguji model empiris dengan menggunakan kriteria goodness-of-fit yang berlebihan, sementara disisi lain, para ahli metodologi statistik masih berusaha untuk menetapkan kriteria model fit untuk PLS-SEM. Peneliti yang sesungguhnya akan mengambil keputusan secara bijak dengan mempertimbangkan segala situasi dan kondisi yang mereka hadapi. Singkatnya, baik CB-SEM dan PLS-SEM memiliki perbedaaan estimasi parameter dan aturan penggunaan. Oleh sebab itu, Peneliti terapan harus mempertimbangkan banyak asumsi ketika akan memutuskan untuk menerapkan PLS-SEM dalam penelitiannya, sebagai contoh, jika penelitian yang dilakukan merupakan penelitian confirmatory, peneliti disarankan untuk menggunakan metode CB-SEM. Penulis berharap, artikel ini dapat membantu peneliti terapan untuk memutuskan metode mana yang akan diterapkan untuk penelitian kuantitatif yang sedang mereka jalankan, serta memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur dan tahapan penggunaan metode PLS-SEM.

Category: